Minggu, 22 Mei 2016

SEJARAH DAN LETAK GEOGRAFIS STASI SANTO FRANSISKUS ASISI



 SEJARAH
            Stasi Santo Fransiskus Asisi Palabuhan Ratu sekarang ini, berawal dari datangnya guru – guru SD Mardi Yuana ( Th 1964 dan Th 1965 ) yang terletak di Citandoh , Cikeong dan Cimanggu kecamatan Palabuhan Ratu. Cikeong, sedangkan umat yang lain adalah pegawai negeri dan wiraswata. Ternyata ini lah yang menjadi cikal bakal adanya Stasi Santo Fransiskus Asisi Palabuhan Ratu.
Misa kudus pun mulai di rayakan untuk keluarga ini secara bergiliran. Walaupun hanya sebulan sekali. Misa kudus ini dipimpin oleh Pater Reuys T,OFM dan bergantian dengan Pater Veperzak,OFM sesuai giliran kunjungan ke SD Mardi Yuana di Citandoh dan Cikeong.
            Pada tahun 1977,  Pater Veperzak,OFMmembeli sebuah rumah yang lokasi berdirinya Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus Asisi sekarang ini. Pembelian rumah ini berkaitan bertambahnya umat Katolik yang datang ke Palabuhan Ratu. Mereka adalah para pekerja yang bertugas di Palabuhan Ratu dan sekitarnya.  Ada juga guru guru yang datang dar Jogyakarta, Tanah Toraja dan Maluku.Sebelum membeli rumah di Palabuhan Ratu,perayaan misa kudus diadakan dibeberapa tempat, yakni Karang Papak untuk umat daerah Cisolok dan sekitarnya dan dirumah umat. setelah rumah yang dibeli oleh Pater Veperzak,OFM itu selesai proses jual belinya, maka rumah trsebut beralih fungsi menjadi rumah ibadat umat Katolik Stasi Santo Fransiskus Palabuhan Ratu.

            Pada awal tahun1980 an, pelayanan umat yang sebelumnya dilayani pastor paroki Cicurug – Cibadak diserahkan kepada Paroki Santo Joseph Sukabumi karena keterbatasan tenaga Imam di Cicurug dan Cibadak sedangkan di Paroki Santo Joseph Sukabumi selain ada Pastor Paroki dan Pastor pembantu dan Pastor yang bertugas di Yayasan Mardi Yuana.

             Memasuki tahun 1990 an, umat Stasi bersama dengan Pastor Paroki Santo Joseph Sukabumi telah merintis usaha untuk merenovasi “ Gereja Tua” dengan mengupayakan ki membentuk panitia renovasi dan berkat se ijin Tuhan dan kerja keras dari panitia maka pembangunan selesai dan kemudian di resmikan oleh yang mulia Uskup Bogor : Mgr. Cosmas Angkur OFM pada tanggal 5 Oktober 2002.

Seoga stasi ini yang sekarang berstatus stasi mandiri dapat berkembang dan menjadi sebuah Paroki baru di ke uskupan Bogor.                                         


LETAK GEOGRAFIS
     Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus Asisi terletak di  Kota pelabuhan ratu. Memang kota ini baru berkembang, namun bukan berarti kota mati, dulunya kota ini terkesan terisolir dari dunia luar. Dikarenakan letak geografisnya yang berada di paling selatan di Sukabumi. bahkan dari kota sukabumi kita memerlukan waktu kurang lebih 2,5 jam untuk menempuhnya dengan kendaraan bus umum kecil. apabila kita melalui arah barat kota ini dapat juga ditempuh melalui Kota Bogor dengan perjalanan kurang lebih 5 jam.
        Saking terkenalnya kota ini baik Lokal maupun Internasional tidak sedikit pula kita dapati Hotel maupun Restaurant berkelas dan rumah ibadah salah satunya GEREJA KATOLIK STASI SANTO FRANSISKUS ASISI Yang berinduk kepada PAROKI SANTO JOSEPH SUKABUMI.
 Sehingga bagi backpacker atau family Holiday jangan khawatir masalah tempat menginap dan ibadah. semua ada. Penginapan ada yang di bukit atau di pesisir pantainya.Jadi tidaklah rugi bagi anda untuk melepaskan penat keseharian di kantor untuk mengajak saudara dan orang-orang terkasih anda untuk berlibur di Pelabuhan Ratu.